MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI METODE BERBASIS PROJEK SENI
Keywords:
Perkembangan Sosial-Emosional, Pembelajaran Berbasis Proyek, Kegiatan Seni, Pendidikan Anak Usia DiniAbstract
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sosial-emosional anak usia 4–5 tahun melalui metode pembelajaran berbasis proyek seni di PAUD Gempita. Subjek penelitian adalah 10 peserta didik Kelompok A pada tahun ajaran 2024–2025. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan indikator perkembangan sosial-emosional anak, yang mencakup kemampuan mengenal dan mengelola emosi, berinteraksi positif dengan teman sebaya, serta menunjukkan empati dan kerjasama. Hasil pra-siklus menunjukkan belum ada anak yang mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) maupun Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Sebanyak 4 anak (40%) berada pada kategori Mulai Berkembang (MB) dan 6 anak (60%) pada kategori Belum Berkembang (BB). Setelah pelaksanaan siklus I, terdapat peningkatan dengan 2 anak (20%) mencapai kategori BSH, meskipun belum ada yang mencapai BSB. Pada siklus II terjadi peningkatan signifikan, dengan 3 anak (30%) mencapai kategori BSB dan 5 anak (50%) BSH, sehingga total 80% anak berada pada kategori BSB dan BSH, melampaui target keberhasilan penelitian. Hasil ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek seni yang dipadukan dengan kegiatan bermain peran dan refleksi emosi efektif dalam meningkatkan kemampuan sosial-emosional anak, terutama dalam aspek interaksi, ekspresi diri, dan sikap saling menghargai.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Iis Ismawati, Deden Deni Mahendra, Rahman Tanjung

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











