PENGOLAHAN LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI SABUN CUCI PAKAIAN DI RW 01 DESA MEKARMULYA

Authors

  • Rini Novianti Yusuf STIT Rakeyan Santang
  • Rahman Tanjung STIT Rakeyan Santang
  • Chahyo Pratanto STIT Rakeyan Santang
  • Hilda Esmeralda Maryam STIT Rakeyan Santang
  • Karin Winengsih STIT Rakeyan Santang
  • Sepiah Sepiah STIT Rakeyan Santang

Keywords:

Minyak Jelantah, Ibu Rumah Tangga, Sabun

Abstract

Minyak masakan atau yang sering dikenal dengan minyak goreng merupakan cairan yang digunakan untuk memasak dengan cara digoreng. Sebagai salah satu kebutuhan terutama untuk kebutuhan rumah tangga dan untuk industri, penggunaan minyak goreng di Indonesia setiap hari semakin meningkat, sehingga limbah minyak goreng pun meningkat. Limbah minyak goreng atau sering disebut minyak jelantah merupakan limbah yang sulit terurai, jika minyak jelantah dibuang dapat mencemari air dan menyumbat pori-pori tanah, jika dikonsumsi berulang-ulang sangat membahayakan kesehatan. Atas dasar fenomena tersebut, maka kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengolah minyak jelantah menjadi sabun dan pemberdayaan perempuan dan ibu rumah tangga. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap, yaitu: (1) Sosialisasi tentang bahaya minyak jelantah bagi kesehatan dan lingkungan, (2) pelatihan penjernihan minyak jelantah dengan arang, (3) pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun, (4) penjelasan tentang pengemasan dan strategi pemasaran. Hasil pengabdian ini dapat menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya ibu rumah tangga, dalam mengelola minyak jelantah dan tentunya memberikan ide wirausaha.

Published

2024-01-30

Issue

Section

Artikel

How to Cite

PENGOLAHAN LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI SABUN CUCI PAKAIAN DI RW 01 DESA MEKARMULYA. (2024). Jurnal Bakti Tahsinia, 2(1), 110-121. https://jurnal.rakeyansantang.ac.id/jbt/article/view/898

Most read articles by the same author(s)