UPAYA MENURUNKAN STUNTING PADA BALITA DAN CARA PENCEGAHANNYA DI DESA AMANSARI

Authors

  • Candra Mochamad Surya STIT Rakeyan Santang
  • Nopi Siti Ropiah STIT Rakeyan Santang
  • Tiara Nurfadilah STIT Rakeyan Santang
  • Dede Rohmah STIT Rakeyan Santang
  • Ita Rosita STIT Rakeyan Santang
  • Acih Siti Nurhayati STIT Rakeyan Santang
  • Ikit Nurul Fikriyah STIT Rakeyan Santang

Keywords:

Stunting, Pencegahan Stunting, Pola Asuh

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia, yang saat ini menempati peringkat kelima di dunia dalam prevalensi stunting pada balita. Di Indonesia stunting atau kondisi kerdil, mengacu pada gangguan pertumbuhan fisik dan otak anak. Pada 6 Agustus 2024, sosialisasi mengenai stunting dilaksanakan di Dusun Krajan Barat, melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Program ini bertujuan untuk menurunkan stunting pada balita dan cara pencegahannya di Desa Amansari. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan 3 tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh 30 peserta, yang terdiri dari ibu-ibu usia reproduktif sebagai sasaran utama pencegahan stunting, serta ibu-ibu usia non-reproduktif. Dua balita terindikasi stunting dalam kegiatan ini. Stunting adalah masalah kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pola asuh kesehatan ibu, riwayat penyakit infeksi, status ekonomi, dan pengetahuan gizi. Ibu dengan pola asuh kesehatan yang buruk berisiko lebih tinggi memiliki anak yang mengalami stunting. Oleh karena itu, pendidikan dan penyuluhan mengenai gizi, kebersihan lingkungan, dan stunting sangat penting, serta membutuhkan kerja sama antara dinas kesehatan, puskesmas, dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan edukasi yang efektif.

Published

2024-01-30

Issue

Section

Artikel

How to Cite

UPAYA MENURUNKAN STUNTING PADA BALITA DAN CARA PENCEGAHANNYA DI DESA AMANSARI. (2024). Jurnal Bakti Tahsinia, 2(1), 98-109. https://jurnal.rakeyansantang.ac.id/jbt/article/view/897

Most read articles by the same author(s)